MANAGEMENT OF SOUL : REVOLUSI MENTAL SDM SELURUH BUMN
Jakarta, SKJENIUS.COM.- Akhir-akhir ini masyarakat Indonesia terus dijejali informasi bahwa perekonomian saat ini berada dalam situasi yang loyo dan mengkhawatirkan. Isu yang paling santer terdengar misalnya, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pemerintah Indonesia terus mengalami kerugian, khususnya BUMN besar seperti Pertamina, PLN, dan Garuda Indonesia. Bahkan, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan PT. Pertamina (Persero) rugi Rp 25-30 triliun setiap tahun karena 'kebocoran' migas. Sementara itu, PT Krakatau Steel (KS) Terancam Bangkrut, Ribuan Karyawan Kena PHK.
Demikian terungkap dalam Diskusi Bertajuk “Prospek Cerah Bisnis Event Organizer 2020”, yang diselenggarakan Sabila Event Organizer di Pendopo Al-Hikmah, Cikarang, Jawa Barat. “Tentu saja sebagai sebagai seseorang yang hampir setiap hari berjibaku dengan ilmu ekonomi dan Manajemen Risiko, kita merasa Prihatin,” kata Direktur Safety Corporation & Risk Analisys, Samudera Group, Kyai Ageng Khalifatullah Malikaz Zaman.
Menurut, Kyai Ageng, bagaimana kita tak akan sedia, jika Kekayaan Alam dan Uang Rakyat tidak dikelola dengan Baik dan Benar. Padahal, kata Kyai Ageng, para Komisaris dan Direksi BUMN adalah orang-orang terpilih, Cerdas, Profesional dan sebagian Besar Tamatan Universitas terkemuka di dalam maupun Luar Negeri. Seiring dengan itu, umumnya BUMN sudah memperoleh berbagai sertifikat ISO.
“Bukankah sebelum resmi menjadi petinggi salah satu BUMN, terdapat syarat yang harus dipenuhi oleh para calon Komisaris dan Direksi di Perusahaan Milik Negara itu. Berdasarkan
Permen nomor 03/MBU/02/ 2015 BAB II terkait Persyaratan Anggota Direksi BUMN, pada Pasal B yang mengatur tentang persyaratan Materiil berisi tentang persyaratan calon direksi harus memiliki keahlian , integritas, jiwa kepemimpinan, pengalaman, jujur, perilaku yang baik, dan dedikasi yang tinggi untuk memajukandan mengembangkan perusahaan. Tapi Kenapa Pada Merugi, ya⁉️” Tanya Kyai Ageng.
Dalam kaitan itu, Direktur Utama Servindo Gardatama, Masrul Chaniago, S.Sos, mengatakan, Nyaris dalam lima tahun pemerintahan Jokowi, ada begitu banyak catatan yang bisa didapati dari pengelolaan BUMN. Catatan yang dimaksud bisa dibagi dalam empat kategori yakni kerugian, poles-memoles laporan keuangan, korupsi dan banyaknya investasi yang sia-sia.
“Rini Soemarno dianggap orang paling bertanggung jawab atas kerugiaan yang dialami 12 perusahaan plat merah. Rini dianggap gagal dalam membina dan meningkatkan kinerja BUMN selama menjabat sebagai Menteri BUMN periode 2014-2019, sehingga belasan BUMN masih mengalami rugi. Kondisi ini sangat memprihatinkan, karena selama menjabat sebagai Menteri BUMN, Rini tidak menunjukkan kinerja baiknya,” paparnya.
Sementara itu, Spiritual Business Consultant yang juga adalah Pengusaha Wanita, Bunda Ratu Maryati, SE mengingatkan, sejatinya, masalah utama seluruh BUMN Kita adalah rendahnya integritas moral dan akhlak dari sumber daya manusia (SDM) pendukungnya. Salah satu penyebabnya karena "cacat bawaan" sejak masa lalu, karena sarat dengan korupsi, penyalahgunaan kekuasaan pada saat proses awal rekruitmen karyawan BUMN.
“Semakin diperburuk lagi dengan rendahnya motivasi dan keinginan untuk memberikan pencapaian (achievement) yang terbaik kepada perusahaan, tentunya juga kepada bangsa dan negara Kita. Karena sejak dulu hingga saat ini, proses rekruitment BUMN Kita sarat dengan intervensi politik dan kekuasaan dalam pemilihan dan penentuan Direksi. Karena itu, diperlukan Reformasi Manajemen dan Revolusi Mental Sumber Daya Manusia (SDM) Seluruh BUMN Indonesia,” tegasnya.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, Direktur Pemasaran PT. Samudera Biru Line, Rosi Wibawa, S.Kom memaparkan bahwa pihaknya Melalui Divisi Event Organizer, Sabila Event bekerjasama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) President telah menyiapkan Program Pelatihan Pengembangan Pribadi dan Revolusi Mental yang disebut “Management of Soul Workshop.” Dijelaskannya, Jiwa Manajemen itu adalah Manajemen Jiwa (Soul of Management is Management of Soul).
“Mungkin sudah banyak Konsultan Manajemen, manajemen, pakar maupun sekolah bisnis yang menyelenggarakan berbagai seminar ataupun workshop konsep manajemen dari berbagai bidang, sebut saja misalnya Good Corporate Governance (GCG), Corporate Social Responsibility (CSR), Balanced Scorecard (BSC), Customer Relationship Management (CRM), Supply Chain Management (SCM), Competency Based Human Resource Management, Performance Management,” kata Rosi Wibawa
Namun sayangnya, menurut Rosi seringkali, para peserta menemukan kekecewaan. Padahal mereka telah menguras energi yang tidak sedikit dan menghabiskan uang cukup banyak. Dikatakannya, Besar Kemungkinan berbagai literatur dan konsep serta pelatihan yang mereka ikuti itu tidak dapat menjawab berbagai masalah yang muncul.
“Untuk menanggulangi permasalahan tersebut di atas dan menyelesaikan problem-problem penghambat kesuksesan, serta mengetahui langkah dan strategi sukses pencapaian rencana perusahaan, kami menawarkan Management of Soul Workshop yang berdasarkan aplikasi Teknologi Dzikrullah dan Manajemen Ilahiyahdengan judul : Unlock Your Self Potential dengan sub-tema: Raise Your Self To Help Mankind,” pungkas Rosi Wibawa. (az).


Komentar
Posting Komentar